Beranda Katalog Unit Simulasi Kredit Spot Banyuwangi Lowongan Kerja Hubungi Kami WhatsApp Sekarang
Rencana regulasi baru MotoGP 2027, jumlah motor latihan di garasi dikurangi
Berita

Rencana regulasi baru MotoGP 2027, jumlah motor latihan di garasi dikurangi

Admin Sales Banyuwangi 15 Jun 2026 151 views
Rencana regulasi baru MotoGP 2027, jumlah motor latihan di garasi dikurangi

salesbwi - - MotoGP 2027 nantinya akan bergulir dengan regulasi baru yang super ketat.

Selain penggunaan mesin 850 cc dan pergantian pemasok ban ke Pirelli, muncul wacana baru lagi.

Yakni jumlah motor cadangan yang tersedia di garasi setiap pembalap akan dikurangi.

Dilaporkan Motorsport.com, asosiasi pabrikan MotoGP atau Motorcycle Sport Manufacturers Association (MSMA) telah menyepakati usulan pengurangan jumlah motor yang digunakan selama akhir pekan balapan.

Meski demikian, aturan tersebut masih harus mendapatkan persetujuan dari Komisi Grand Prix yang beranggotakan MotoGP, Dorna Sports, FIM, IRTA, dan MSMA sebelum resmi diberlakukan.

Jika disetujui, maka setiap pembalap nantinya hanya akan menggunakan satu motor selama sesi latihan yang berlangsung pada Jumat dan Sabtu.

Pengurangan jumlah motor tersebut kabarnya tidak akan diterapkan pada Sprint Race maupun balapan utama yang berlangsung pada Minggu.

Artinya, pembalap tetap akan memiliki dua motor di dalam garasi saat menjalani sesi balapan.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya efisiensi yang tengah disiapkan menyambut regulasi baru MotoGP 2027.

Selain itu, kebijakan tersebut juga berpotensi mengurangi penggunaan komponen selama akhir pekan balapan.

Meski hanya menggunakan satu motor saat latihan, tim tetap akan menyiapkan motor kedua sebagai cadangan.

Motor tersebut tidak bisa langsung digunakan begitu saja. Penggunaannya harus mendapat persetujuan dari International Road-Racing Teams Association (IRTA) apabila memang diperlukan.

Keberadaan motor cadangan dinilai tetap penting, terutama untuk menghadapi situasi tertentu seperti balapan flag-to-flag yang membutuhkan pergantian motor akibat perubahan kondisi cuaca.

Selain itu, motor kedua juga dibutuhkan ketika terjadi insiden besar yang menyebabkan banyak pembalap terjatuh dan balapan harus dihentikan sementara.

Jika hanya tersedia satu motor di garasi, maka pebalap yang mengalami kerusakan kendaraan berisiko tidak bisa kembali melanjutkan lomba saat balapan dimulai ulang.

Tak hanya jumlah motor, MotoGP juga disebut tengah mengkaji sejumlah perubahan lain dari sisi operasional tim.

Salah satunya adalah pemangkasan durasi sesi latihan guna mengurangi beban penggunaan komponen.

Selain itu, ada pula usulan pembatasan jam kerja kru di garasi.

Nantinya hanya personel tertentu yang diperbolehkan melakukan pekerjaan pada motor.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya MotoGP menekan biaya operasional tim sekaligus menyesuaikan diri dengan era baru kejuaraan yang akan dimulai pada musim 2027.

Bagikan:

Lanjut ke Aksi

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.

Artikel Terkait

Janji tawuran di Sungai Toman, geng motor Jambi digulung polisi
Berita

Janji tawuran di Sungai Toman, geng motor Jambi digulung polisi

Ringkasan Berita:Geng Motor di Diciduk Polisi  Sembilan anggota geng motor ditangkap polisi di gapura Pembengis, Tanjab Barat. Kelompok ini berencana tawuran dengan geng motor rival yang datang dari Jambi. Daerah Sungai

28 Jun 2026 Baca
Desa Margorejo Kendal ciptakan BBM sendiri, 1 kg sampah plastik jadi 1 liter solar petasol
Berita

Desa Margorejo Kendal ciptakan BBM sendiri, 1 kg sampah plastik jadi 1 liter solar petasol

salesbwi - - Warga desa Margorejo, Cepiring, kabupaten Kendal, Jawa Tengah ciptakan bahan bakar minyak (BBM) sendiri. Dari 1 kilogram (Kg) sampah plastik saja sudah bisa diolah menjadi 1 liter bahan bakar sejenis Solar b

16 Jun 2026 Baca
Kronologi detik-detik dua pencuri bermobil gasak motor Supra X di Jl Adi Sucipto Kubu Raya
Berita

Kronologi detik-detik dua pencuri bermobil gasak motor Supra X di Jl Adi Sucipto Kubu Raya

Ringkasan Berita: Kanit Resmob Polda Kalbar, Ipda Tri Satrio Sulistomo, mengatakan kedua tersangka yang diamankan yakni Juhri (47), warga Jalan Raya Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, yang diduga berperan sebagai eksekut

28 Jun 2026 Baca
Hubungi Kami