Beranda Katalog Unit Simulasi Kredit Spot Banyuwangi Lowongan Kerja Hubungi Kami WhatsApp Sekarang
Desa Margorejo Kendal ciptakan BBM sendiri, 1 kg sampah plastik jadi 1 liter solar petasol
Berita

Desa Margorejo Kendal ciptakan BBM sendiri, 1 kg sampah plastik jadi 1 liter solar petasol

Admin Sales Banyuwangi 16 Jun 2026 14 views
Desa Margorejo Kendal ciptakan BBM sendiri, 1 kg sampah plastik jadi 1 liter solar petasol

salesbwi - - Warga desa Margorejo, Cepiring, kabupaten Kendal, Jawa Tengah ciptakan bahan bakar minyak (BBM) sendiri.

Dari 1 kilogram (Kg) sampah plastik saja sudah bisa diolah menjadi 1 liter bahan bakar sejenis Solar bernama Petasol.

Peluncuran teknologi ini dilakukan Kamis, (11/6/26) sore yang dihadiri Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq.

Inovasi bernama Pirolisis 5.0 itu digadang-gadang mampu mengubah 1 kilogram sampah plastik menjadi hampir 1 liter bahan bakar alternatif.

Teknologi ini diharapkan menjadi solusi jitu atas persoalan sampah plastik tipis atau kresek yang selama ini dikenal sangat sulit untuk didaur ulang oleh pengepul.

Wamen Hanif mengatakan, inovasi tersebut sangat krusial karena Indonesia masih menghadapi persoalan pelik dalam manajemen limbah.

Menurut Hanif, Indonesia memproduksi sekitar 143.000 ton sampah setiap hari atau menyentuh angka hampir 55 juta ton per tahun.

Namun, hingga pertengahan tahun ini baru sekitar 26 persen sampah yang mampu dikelola dengan baik.

Sisanya masih tersebar liar di berbagai tempat, mulai dari kawasan area sawah, aliran sungai, hingga saluran drainase perkotaan.

"Persoalan sampah bukan semata soal teknologi, tetapi juga soal manajemen dan kesadaran masyarakat. Secanggih apa pun teknologi yang digunakan, tidak akan berjalan jika manajemennya tidak disiapkan dengan baik," ujar Hanif melansir Kompas.com.

Ia menegaskan, penanganan masalah lingkungan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Menurut Hanif, persoalan ini merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, sekitar 60 persen komposisi sampah di Kabupaten Kendal merupakan sampah organik atau sisa makanan.

Sementara sekitar 23 persen lainnya berupa sampah plastik yang menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan ekosistem.

Selama ini, sampah plastik bernilai tinggi seperti jenis high density polyethylene (HDPE) dan polypropylene (PP) umumnya sudah memiliki nilai ekonomi bagus sehingga banyak dikumpulkan oleh pemulung untuk dijual kembali.

Namun, plastik bernilai rendah atau low value plastic justru sering berakhir menumpuk di tempat pembuangan karena tidak laku dimanfaatkan.

Melalui teknologi Pirolisis 5.0 yang dikembangkan Green bersama Pertamina Foundation, plastik jenis bernilai rendah tersebut diolah menjadi bahan bakar melalui proses pemanasan ekstrem tanpa oksigen.

Dari proses penyulingan itu, dihasilkan tiga produk utama, yakni:

1. Minyak pirolisis atau picasol, 2. Gas sintetis (syngas), dan 3. Residu karbon berupa arang.

Hanif mengapresiasi hasil riset anak bangsa tersebut karena mampu menghasilkan persentase konversi yang sangat tinggi hingga hampir 95 persen, atau setara 1 liter bahan bakar dari setiap 1 kilogram sampah plastik yang dibakar.

Meski demikian, ia mengingatkan pihak pengelola agar aspek dampak lingkungan di sekitar pabrik mini tetap menjadi perhatian utama.

Gas hasil pembakaran serta residu arang karbon yang dihasilkan harus terus dipantau agar memenuhi ketentuan lingkungan baku dan tidak menimbulkan persoalan baru.

"Jangan sampai masalah sampah yang ingin kita selesaikan justru berganti menjadi masalah pencemaran udara atau limbah lainnya," imbaunya.

"Karena itu teknologi ini harus terus diuji dan diawasi dari sisi lingkungan," kata Hanif.

Ia berharap keberadaan fasilitas pengolahan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka, tetapi mampu berjalan berkelanjutan dengan melibatkan kelompok swadaya masyarakat dalam pola pengumpulan dan pemilahan sampah dari rumah tangga.

Menurut dia, bahan bakar minyak yang dihasilkan seharusnya dipandang sebagai nilai tambah atau bonus dari upaya membersihkan lingkungan.

Fokus utama gerakan ini tetap pada pengurangan timbulan sampah dari hulu dan penguatan ekonomi sirkular berbasis masyarakat desa.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan teknologi yang diterapkan di "Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle" (TPS 3R) Margorejo tersebut menjadi proyek percontohan resmi.

Pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan ketat agar fasilitas ini dapat beroperasi secara profesional dan mandiri.

Menurut Dyah, jenis sampah plastik yang masuk ke mesin pengolahan merupakan jenis plastik lembaran atau kresek yang sudah tidak memiliki nilai ekonomis di mata pengepul tradisional.

Melalui proses pirolisis, limbah padat tersebut diubah menjadi bahan bakar alternatif bernama Petasol.

"Kami berharap TPS 3R Margorejo menjadi pilot project yang bisa menginspirasi desa-desa lain untuk mengembangkan inovasi pengolahan sampah di wilayah masing-masing," terang Dyah.

Sebagai bentuk dukungan nyata dari pihak eksekutif, Pemkab Kendal berencana mengadakan 5 unit mesin pirolisis tambahan pada APBD Perubahan tahun anggaran 2026.

Bantuan mesin tersebut akan diprioritaskan bagi pengelola TPS 3R tingkat desa yang terbukti aktif dan mampu mengoperasikan fasilitas pengolahan sampah secara berkelanjutan.

Bagikan:

Lanjut ke Aksi

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.

Artikel Terkait

BUMDes Tumang rangkul penjual bensin eceran hingga jadi magnet investasi perusahaan mobil listrik
Berita

BUMDes Tumang rangkul penjual bensin eceran hingga jadi magnet investasi perusahaan mobil listrik

Berita Hari Ini -Fenomena bergugurannya bisnis bahan bakar modular atau Pertashop di berbagai daerah, dijadikan pelajaran oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tumang di Kecamatan Cepogo, Boyolali.  Ketika hampir 50 perse

21 Jun 2026 Baca
Mitsubishi Xpander, XForce hingga Pajero Sport Dakar dapat skema kredit ringan di PRJ 2026
Berita

Mitsubishi Xpander, XForce hingga Pajero Sport Dakar dapat skema kredit ringan di PRJ 2026

M. Adam Samudra June 15th, 10:10 AM June 15th, 10:10 AM salesbwi - - Mitsubishi Motors melalui Srikandi turut menghadirkan berbagai program penjualan dan pembiayaan menarik untuk sejumlah model andalannya selama penyelen

15 Jun 2026 Baca
Apes! Baru 3 jam gondol motor di Cakung, dua maling tak berkutik dikejar sampai Bekasi
Berita

Apes! Baru 3 jam gondol motor di Cakung, dua maling tak berkutik dikejar sampai Bekasi

Berita Hari Ini - - Aksi cepat Tim Buser Unit Reskrim Polsek Cakung berhasil menggagalkan pelarian komplotan pencuri sepeda motor lintas wilayah. Pada Sabtu (20/6) malam, polisi meringkus pelaku dan penadah kurang dari t

22 Jun 2026 Baca
Hubungi Kami