Beranda Katalog Unit Simulasi Kredit Lowongan Kerja Hubungi Kami WhatsApp Sekarang
ExxonMobil klaim pelumas sintetis bisa pangkas konsumsi energi hingga 10 persen
Berita

ExxonMobil klaim pelumas sintetis bisa pangkas konsumsi energi hingga 10 persen

Admin Sales Banyuwangi 16 Jun 2026 4 views
ExxonMobil klaim pelumas sintetis bisa pangkas konsumsi energi hingga 10 persen

salesbwi - - Sektor plastik dan kemasan di Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait tingginya biaya produksi yang dipicu oleh gangguan rantai pasok global serta ketergantungan yang cukup besar terhadap bahan baku impor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor plastik dan produk turunannya pada kuartal pertama tahun ini mencapai sekitar USD 2,55 miliar. Sebagian besar impor tersebut berupa bahan baku yang digunakan oleh industri dalam negeri.

Di sisi lain, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia terbaru menunjukkan adanya perbaikan setelah sebelumnya berada dalam fase kontraksi. Meski demikian, pelaku industri masih harus menghadapi berbagai tekanan, mulai dari kenaikan inflasi hingga ketidakpastian rantai pasok global yang berdampak pada efisiensi dan kelancaran proses produksi.

Melihat kondisi tersebut, PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) menilai peningkatan efisiensi operasional menjadi langkah penting yang dapat dilakukan perusahaan untuk menjaga produktivitas dan daya saing. Salah satu strategi yang didorong adalah pemanfaatan pelumas sintetis yang dikombinasikan dengan layanan pendukung terintegrasi guna meningkatkan keandalan mesin dan peralatan produksi.

“Upaya efisiensi operasional menjadi salah satu fokus yang dapat langsung dikendalikan para pelaku industri. Salah satu upaya efisiensi operasional ini dapat dilakukan melalui optimalisasi pelumasan sintetis, hal ini menjadi langkah strategis dan nyata untuk meningkatkan keandalan peralatan produksi, menekan downtime, meningkatkan efisiensi energi, menjaga stabilitas produksi, serta mengendalikan operasional secara lebih konsisten,” ujar Presiden Direktur PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI), Syah Reza.

Menurut perusahaan, pelumas sintetis memiliki tingkat stabilitas yang lebih tinggi dibandingkan pelumas mineral atau konvensional sehingga mampu menjaga performa mesin dalam periode penggunaan yang lebih panjang. Mengingat lebih dari 60 persen kerusakan mesin berkaitan dengan praktik pelumasan yang kurang optimal, penerapan sistem pelumasan yang tepat dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan operasional.

Situasi tersebut juga menuntut tim pemeliharaan untuk memastikan seluruh peralatan produksi bekerja secara optimal sekaligus mendukung pencapaian target bisnis perusahaan melalui strategi perawatan yang lebih efektif.

EMLI menyebut penggunaan pelumas sintetis dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain membantu menurunkan suhu operasi mesin hingga 8,3 derajat Celsius yang berpotensi memperpanjang masa pakai pelumas hingga dua kali lebih lama.

Selain itu, penggunaan pelumas sintetis juga diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi dengan penghematan konsumsi listrik hingga 10 persen, sekaligus membantu menjaga umur pakai komponen dan peralatan produksi.

Dari sisi produktivitas, peningkatan keandalan mesin dapat mengurangi limbah operasional serta menekan paparan Human-Machine Interface (HMI) hingga puluhan ribu jam, sehingga mendukung lingkungan kerja yang lebih aman bagi karyawan.

Untuk memaksimalkan manfaat tersebut, EMLI turut menghadirkan berbagai layanan pendukung, termasuk MACHINEXT dan MobilSM Lubricant Analysis (MLA). Layanan ini memungkinkan pemantauan kondisi pelumas dan grease secara berkala melalui analisis yang lebih akurat guna mendukung keandalan aset industri.

Perusahaan menilai pengelolaan pelumasan yang didukung sistem monitoring yang tepat akan semakin berperan dalam menjaga efisiensi biaya operasional sekaligus memastikan stabilitas produksi di tengah tantangan industri yang terus berkembang.

Melalui kombinasi pelumas sintetis, layanan MACHINEXT, dan MLA, pelaku industri diharapkan dapat mempertahankan kinerja operasional secara konsisten serta memperkuat daya saing perusahaan dalam jangka panjang.

Bagikan:

Lanjut ke Aksi

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.

Artikel Terkait

Mitsubishi buka promo gila di Jakarta Fair 2026, bayar 50 persen sekarang lunas tahun depan
Berita

Mitsubishi buka promo gila di Jakarta Fair 2026, bayar 50 persen sekarang lunas tahun depan

salesbwi - - Gelaran Jakarta Fair Kemayoran (PRJ) 2026 menjadi ajang bagi Mitsubishi Motors untuk menghadirkan berbagai program kepemilikan kendaraan menarik bagi masyarakat. Melalui partisipasinya di pameran tahunan ter

15 Jun 2026 Baca
Bahaya layar sentuh di dalam kabin mobil: Bisa memecah konsentrasi
Berita

Bahaya layar sentuh di dalam kabin mobil: Bisa memecah konsentrasi

Tren desain interior kendaraan modern saat ini didominasi oleh penyematan layar sentuh berukuran raksasa pada area dasbor. Hampir seluruh fungsi kontrol kendaraan, mulai dari pengaturan suhu pendingin ruangan, sistem hib

15 Jun 2026 Baca
Juli 2026 regulasi insentif EV terbit, motor listrik disuntik subsidi Rp 5 juta
Berita

Juli 2026 regulasi insentif EV terbit, motor listrik disuntik subsidi Rp 5 juta

Berita Hari Ini - - Regulasi berwujud Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang insentif Electric Vehicle (EV) di Indonesia akan terbit pada Juli 2026. Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Reza mengatakan, Kementerian Peri

22 Jun 2026 Baca
Hubungi Kami