Wanita muda di Lampung gelapkan mobil rental, polisi imbau pelaku usaha lebih hati-hati
Ringkasan Berita:
- Satreskrim Polres Pesisir Barat menangkap seorang wanita berinisial N atas kasus penggelapan belasan kendaraan rental.
- Pelaku menggunakan modus menyewa kendaraan lalu menggadaikannya tanpa izin pemilik untuk kepentingan pribadi.
- Tersangka kini terancam hukuman maksimal lima tahun penjara berdasarkan Pasal 486 KUHP.
salesbwi -, Pesisir Barat - Polisi mengimbau supaya pelaku usaha sewa kendaraan lebih hati-hati pasca kasus penggelapan mobil rental berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesisir Barat, Polda Lampung.
Polisi berhasil mengamankan terduga pelaku merupakan wanita muda berinisial N (27) ke Mapolres Pesisir Barat.
Ternyata pelaku N, diduga menggelapkan belasan kendaraan rental yang mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Bukan cuma mobil, kendaraan sewa yang digelapkan N juga sepeda motor.
Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Meidy Hariyanto mengungkap upaya tersangka menjalankan aksinya dengan menyewa kendaraan milik korban. Lalu menggadaikannya kepada pihak lain tanpa izin pemilik kendaraan.
"Pelaku menyewa kendaraan roda empat dan roda dua dari para korban, kemudian kendaraan tersebut digadaikan kepada orang lain tanpa sepengetahuan maupun izin dari pemilik sah. Rata-rata korban merupakan pemilik usaha rental mobil," kata Iptu Meidy Hariyanto, Minggu (14/6/2026).
Menurut Meidy, uang hasil penggadaian kendaraan tersebut diduga digunakan tersangka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga berfoya-foya.
Ada Belasan Korban
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi telah mengidentifikasi sedikitnya 12 korban yang diduga dirugikan akibat perbuatan tersangka.
Namun hingga kini baru dua korban yang secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Pesisir Barat.
"Ada yang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, ada juga yang sekitar Rp25 juta," ujarnya.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban dengan modus serupa agar segera melapor guna mempercepat proses penyidikan dan pendataan korban.
Barang Bukti Diamankan
Setelah menerima laporan, Tim Satreskrim Polres Pesisir Barat langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka beserta sejumlah barang bukti.
Dari hasil penelusuran, polisi menyita enam unit mobil dan dua unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan tindak pidana penggelapan tersebut.
Adapun barang bukti yang diamankan meliputi dua unit Daihatsu Sigra, dua unit Toyota Avanza, satu unit Toyota Innova, satu unit Daihatsu Terios, serta dua unit sepeda motor.
Seluruh kendaraan tersebut kini diamankan di Mapolres Pesisir Barat untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Proses Hukum
Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik juga terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam kasus tersebut.
Atas perbuatannya, Niken dijerat Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
"Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan setiap pelaku kejahatan diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas Iptu Meidy Hariyanto.
Polres Pesisir Barat juga mengingatkan masyarakat, khususnya pelaku usaha rental kendaraan, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi penyewaan dan segera melapor jika menemukan indikasi tindak pidana serupa.
( salesbwi -/ Dominius Desmantri Barus )
Lanjut ke Aksi
Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.
Artikel Terkait
Pemilik Kijang Innova di garasi atas trotoar Jalan Ambon Bandung terungkap, ketua RW minta maaf
salesbwi - - Petugas Satpol PP kota Bandung membongkar bangunan garasi permanen yang berdiri di atas trotoar Jalan Ambon, Citarum, Bandung Wetan, kota Bandung, (14/6/26). Garasi tersebut sebelumnya menjadi perhatian publ
Pertumbuhan kredit kendaraan bermotor bisa makin terseok imbas kenaikan BI rate
salesbwi -.CO.ID - JAKARTA.Penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) terus mengalami perlambatan tahun ini. Usai meningkatnya bunga acuan (BI Rate) ke level 5,5%, perlambatan KKB dikhawatirkan akan terus berlanjut. Data
Sosok Tiyo Ardianto, Mantan Ketua BEM UGM yang temukan alat pelacak di mobilnya
Ringkasan Berita: Tiyo Ardianto mengaku menemukan alat pelacak di mobil yang digunakannya. Tiyo disebut berasal dari Kudus dan aktif sebagai mahasiswa UGM. Ia menjadi sorotan karena kritik pemerintah dan dugaan intimidas