Sejumlah diler motor Honda di Jakarta-Tangerang berguguran, pajak progresif salah satu penyebabnya
SalesBWI - Sejumlah diler motor Honda di wilayah Jakarta dan Tangerang juga diketahui menghentikan operasionalnya dalam beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang menegaskan bahwa penutupan tersebut bukan disebabkan oleh lesunya bisnis semata.
Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati, Olivia Widyasuwita, menjelaskan banyak pemilik diler memilih mengakhiri usahanya setelah memasuki masa pensiun karena tidak ada anggota keluarga yang bersedia melanjutkan bisnis tersebut.
Menurutnya, generasi muda saat ini cenderung memiliki pilihan karier dan visi bisnis yang berbeda dibandingkan orang tuanya sehingga tidak sedikit usaha keluarga yang akhirnya berhenti beroperasi.
“Kalaupun ada yang tutup biasanya itu karena tidak ada penerus, itu yang agak susah ya. Karena sekarang kan generasi-generasi yang muda itu kan mungkin punya visi dan misi yang berbeda dengan orang tuanya,” kata Olivia, dikutip dari Kompas.com, Minggu (28/6/2026).
Penutupan Diler Bukan Berarti Bisnis Sepeda Motor Lesu
Menurut Olivia, penutupan diler bukan berarti bisnis penjualan sepeda motor sudah tidak menarik.
Justru, ketika ada outlet yang berhenti beroperasi, biasanya langsung muncul pihak lain yang berminat mengambil alih atau menggantikan lokasi tersebut.
“Jadi yang membuat kami berpikir bahwa ini adalah bisnis yang memang masih sangat menarik gitu,” ujarnya.
Ia menegaskan, banyak pemilik diler yang memilih menutup usaha karena memasuki masa pensiun dan tidak memiliki penerus yang siap melanjutkan operasional bisnis.
“Ada (diler yang tutup), yang tadi saya bilang itu, karena belum ada penerus lagi. Jumlahnya sedikit (yang tutup),” ucap Olivia.
Hingga Juni 2026, menurut dia, WMS memiliki sekitar 115 outlet Honda yang tersebar di wilayah Jakarta dan Tangerang.
Pasar Motor Menurun
Di tengah keberadaan jaringan yang cukup besar, Wahana mengaku belum memiliki rencana untuk menambah jumlah diler dalam waktu dekat.
Menurut Olivia, kondisi pasar sepeda motor di Jakarta-Tangerang secara total, sebenarnya menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, pihaknya masih mampu mencatatkan peningkatan volume penjualan karena pangsa pasarnya terus bertambah.
“Karena kami punya market share naik terus, jadi kami masih bisa gain itu, volume kami masih bisa naik,” ujar Olivia.
“Tapi sebenarnya kalau kita bicara market, ya itu kalau menurut saya karena transportasi umum yang semakin baik ya kan, banyak hal lah,” katanya.
Selain itu, kebijakan pajak progresif juga dinilai ikut memengaruhi keputusan masyarakat dalam memiliki lebih dari satu sepeda motor.
“Terus juga mungkin pajak progresif kan juga mungkin menyebabkan orang juga sudah cukuplah (memiliki motor). Istilahnya ya pajaknya makin mahal,” ujar dia.
Lanjut ke Aksi
Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.
Artikel Terkait
Ini alasan harga Kove 450 Rally turun setelah dipegang MForce Indonesia
Berita Hari Ini -– Di bulan Juni 2026 ini, PT MForce Indonesia resmi menjadi distributor resmi merek Kove di Indonesia dan langsung menghadirkan harga yang jauh lebih kompetitif untuk model andalannya, Kove 450 Rally RE.
23 Tim,Satu Juara: Cerita Perjalanan Celcius Pemangkat Raih Kampiun Mobile Legend Kapolri Cup 2026
Ringkasan Berita: Tim Celcius Pemangkat berhasil menjadi juara Turnamen Mobile Legends Polres Sambas Kapolri Cup 2026 yang digelar di Renys Cafe Sambas, Kalimantan Barat, pada Minggu 21 Juni 2026. Di partai final, Celci
Daihatsu buka SMK skill contest 2026, libatkan 440 sekolah binaan
Jakarta, IDN Times - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menggelar Daihatsu National SMK Skill Contest ke-9 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.Ko