Beranda Katalog Unit Simulasi Kredit Spot Banyuwangi Lowongan Kerja Hubungi Kami WhatsApp Sekarang
Mobil dikemudikan lansia picu kecelakaan beruntun, wanita pemotor tewas terpental
Berita

Mobil dikemudikan lansia picu kecelakaan beruntun, wanita pemotor tewas terpental

Admin Sales Banyuwangi 16 Jun 2026 13 views
Mobil dikemudikan lansia picu kecelakaan beruntun, wanita pemotor tewas terpental
Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan beruntun terjadi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (15/6/2026) siang.
  • Lima kendaraan terlibat, yakni empat mobil dan satu motor.
  • Satu orang tewas dan satu lainnya mengalami luka berat.
 

salesbwi -, DUREN SAWIT - Senin (15/6/2026) siang, kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tarum Barat, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Insiden melibatkan empat unit mobil dan satu sepeda motor.

Satu orang tewas dan satu korban lainnya mengalami luka berat.

Kronologi

 

Warga sekitar, Rachman mengatakan kejadian bermula ketika mobil yang melaju dari arah Jalan Tarum Barat ke Jalan Laksamana Malahayati kehilangan kendali lalu menabrak kendaraan lain.

Mobil yang dikemudikan seorang wanita diperkirakan lanjut usia (Lansia) itu menabrak tiga unit mobil terparkir di bahu jalan dan sepeda motor dinaiki dua perempuan.

"Posisinya mobil lagi parkir, kalau motor mau keluar dari parkiran minimarket. Posisi pas menabrak itu kencang," kata Rachman di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (15/6/2026).

Kencangnya benturan bahkan mengakibatkan satu unit mobil terguling, bagian depan dan belakang mobil terdampak ringsek, serta pengemudi dan penumpang sepeda motor terpental.

Perempuan pengemudi sepeda motor terpental beberapa meter dari titik awal hingga mengakibatkan korban meninggal dunia, sementara wanita lain mengalami luka berat.

"Korban yang bawa motor kayaknya mahasiswa, bukan ojek. Korban yang satu meninggal, satu lagi kritis di RS Polri Kramat Jati. Kalau pengemudinya nenek, dia benjol di kepala," ujarnya.

Menurut Rahman, kecelakaan diduga dipicu karena mobil yang dikemudikan Lansia tersebut mengalami kendala pada bagian mesin sehingga melaju tidak terkendali.

Dugaan didasarkan karena beberapa waktu sebelum kejadian, pengemudi Lansia pernah mengalami masalah mesin yang mengakibatkan mobil melaju tak terkendali.

"(Pengemudi) Nenek itu mau jemput anak ke sekolah. Memang mobilnya ada masalah, dulu pernah ada kejadian. Katanya mobil kencang sendiri," tuturnya.

Dikutip dari TribunTimur, berikut lima kebiasaan sederhana yang bisa membantu mencegah kecelakaan di jalan:

1. Gunakan Helm Berstandar SNI

Helm merupakan perlindungan utama bagi pengendara maupun pembonceng sepeda motor. 

Penggunaan helm berstandar SNI dapat mengurangi risiko cedera serius pada kepala saat terjadi kecelakaan.

Karena itu, pastikan helm digunakan dengan benar dan tali pengamannya terpasang dengan baik sebelum memulai perjalanan.

2. Perlengkapan Berkendara

Selain helm, pengendara juga dianjurkan menggunakan jaket, celana panjang, sarung tangan, dan sepatu. 

Perlengkapan tersebut berfungsi melindungi tubuh dari benturan maupun gesekan apabila terjadi insiden di jalan.

Masih banyak pengendara yang menganggap perlengkapan berkendara hanya sebagai pelengkap penampilan.

"Padahal fungsinya sangat penting untuk keselamatan," ujar Wanny.

3. Tetap Fokus saat Berkendara

Kehilangan konsentrasi selama beberapa detik saja dapat berakibat fatal. 

Pengendara sebaiknya menghindari penggunaan ponsel, bercanda berlebihan, atau aktivitas lain yang dapat mengganggu fokus selama perjalanan.

Fokus yang baik membantu pengendara lebih cepat merespons kondisi lalu lintas dan potensi bahaya di sekitar.

4. Patuhi Aturan Lalu Lintas

Mematuhi rambu-rambu, marka jalan, dan lampu lalu lintas merupakan langkah sederhana yang sering diabaikan. 

Padahal, aturan tersebut dibuat untuk menjaga ketertiban dan keselamatan seluruh pengguna jalan.

Disiplin berlalu lintas juga mencerminkan sikap bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain.

5. Teknik Berboncengan yang Aman

Baik pengendara maupun pembonceng memiliki risiko yang sama ketika terjadi kecelakaan. 

Karena itu, penting memahami cara berboncengan yang benar.

Mulai dari posisi duduk yang aman, cara naik dan turun kendaraan, hingga menjaga keseimbangan selama perjalanan.

Komunikasi yang baik antara pengendara dan pembonceng juga dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih nyaman dan aman. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Kecelakaan di Duren Sawit:Mobil Dikemudikan Lansia Tabrak Pemotor hingga Terpental, Korban Meninggal

Bagikan:

Lanjut ke Aksi

Butuh Bantuan Lebih Lanjut?

Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.

Artikel Terkait

Ini Sebabnya Mode Manual Transmisi Matik Mobil Bekas Jangan Keseringan Dipakai
Berita

Ini Sebabnya Mode Manual Transmisi Matik Mobil Bekas Jangan Keseringan Dipakai

salesbwi - - Yap, terlalu sering menggunakan mode manual pada transmisi matik mobil bekas ternyata bisa memicu kerusakan di jangka panjang. Seperti yang kalian tahu, beberapa jenis mobil modern dengan transmisi otomatis

15 Jun 2026 Baca
Tips mengusir noda oli dari baju kesayangan
Berita

Tips mengusir noda oli dari baju kesayangan

Kejadian tidak terduga saat memperbaiki kendaraan atau beraktivitas di dekat mesin sering kali meninggalkan jejak menyebalkan pada pakaian berupa noda oli. Karakteristik oli yang kental, hitam, dan berbasis minyak membua

15 Jun 2026 Baca
Harga Toyota Veloz Hybrid Juni 2026, full hybrid termurah di Indonesia
Berita

Harga Toyota Veloz Hybrid Juni 2026, full hybrid termurah di Indonesia

salesbwi - - Toyota Veloz Hybrid atau HEV (Hybrid Electric Vehicle) menjadi mobil full atau strong hybrid termurah di Indonesia saat ini. Toyota Veloz HEV ini mulai dijual dengan harga Rp303.000.000 on-the road DKI Jakar

15 Jun 2026 Baca
Hubungi Kami