Garasi di trotoar di Jalan Ambon viral, ternyata mobil ketua RW, berdalih hanya sementara
salesbwi - - Garasi di atas trotoar jalan di Jalan Ambon, Kota Bandung viral setelah tampak sebuah mobil terparkir di dalamnya.
Garasi berwarna putih itu menjadi sorotan karena berdiri di jalur yang seharusnya digunakan pejalan kaki.
Sorotan publik semakin besar setelah sebuah mobil pribadi terlihat terparkir di dalam garasi tersebut.
Ternyata mobil yang terparkir di garasi itu milik Ketua RW 06 Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Anne Rahadi.
Ia pun kini meminta maaf setelah bangunan garasi di atas trotoar Jalan Ambon viral di media sosial.
Anne mengakui, mobil pribadi yang tampak dalam video dan foto yang beredar adalah miliknya.
Ketua RW akui mobil pribadi miliknya Anne mengatakan, mobil tersebut berada di dalam garasi karena kondisi tempat parkir di rumahnya sedang penuh.
Ia menyebut, saat itu anaknya datang bersama teman-temannya sehingga area parkir di rumah tidak mencukupi.
"Kebetulan yang di foto itu pas mobil saya ada di situ, karena kemarin di saya penuh," ungkap Anne, Minggu (14/6/2026).
"Anak saya datang sama teman-temannya, tapi parkir di luar karena kondisinya penuh," sambungnya.
Menurut Anne, mobil pribadinya dimasukkan ke dalam garasi itu oleh petugas Linmas.
Mobil Ketua RW disebut hanya parkir sementara Anne membantah apabila garasi tersebut memang diperuntukkan sebagai tempat menyimpan mobil pribadi. Ia mengatakan, mobil miliknya hanya berada sementara di dalam garasi tersebut.
"Jadi mungkin saya minta maaf sebelumnya. Pertama saya minta maaf saya salah, orang mau mengatakan saya salah, saya terima," ucap Anne.
"Tapi (mobil) saya di situ tidak untuk berlama-lama, hanya sementara, hanya dua tiga hari," imbuhnya.
Garasi awalnya disebut untuk simpan triseda Anne menjelaskan, bangunan garasi di atas trotoar itu awalnya dibuat untuk menyimpan triseda atau kendaraan pengangkut sampah.
Menurut dia, triseda tersebut merupakan bantuan pemerintah yang perlu dirawat agar tidak rusak.
"Itu saya bangun, peruntukannya untuk menyelamatkan triseda dari pemerintah agar bisa terawat," ungkap Anne.
Anne menyebut, pihak RW pernah memiliki pengalaman buruk saat kendaraan pengangkut sampah yang diterima sebelumnya rusak parah.
"Karena saya punya pengalaman pribadi, waktu beberapa tahun yang lalu dikasih triseda itu hancur lebur (rusak)," kata Anne.
Dibangun secara swadaya
Anne mengatakan, kerusakan triseda sebelumnya terjadi karena kendaraan tidak terlindungi dari panas dan hujan.
Selain itu, sejumlah spare part kendaraan juga disebut sempat dicuri. Atas dasar pengalaman tersebut, Anne kemudian membangun garasi secara swadaya bersama warga.
"Makanya bangunan itu saya bangun swadaya, minta bantuan dari warga untuk menyelamatkan triseda dan menyimpan peralatan apapun yang saya ajukan ke kelurahan untuk kepentingan kebersihan dari lingkungan RW 06 ini," ucapnya.
Garasi berdiri di atas trotoar
Bangunan garasi tersebut berdiri di atas trotoar Jalan Ambon, Kota Bandung. Garasi itu berukuran sekitar 3x4 meter dan dibangun dengan material mayoritas tembok.
Bagian samping bangunan dilengkapi teralis, sementara salah satu sisinya memiliki pintu besi. Keberadaan bangunan itu dinilai menghalangi jalur pejalan kaki karena berdiri di ruang publik.
Video yang memperlihatkan bangunan garasi di atas trotoar kemudian menyebar di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak garasi berdiri permanen di area yang semestinya menjadi hak pejalan kaki.
Mobil pribadi yang berada di dalam bangunan membuat warganet semakin menyoroti penggunaan garasi tersebut.
Setelah viral, petugas Satpol PP Kota Bandung mendatangi lokasi untuk melakukan penertiban.
Satpol PP bongkar garasi Satpol PP Kota Bandung membongkar bangunan garasi tersebut pada Minggu (14/6/2026).
Kabid Trantibum Satpol PP Kota Bandung, Krismarjadi, mengatakan bangunan itu melanggar Perda Trantibum Pasal 13 dan Pasal 21 yang mengatur pemanfaatan ruang publik.
"Jadi setelah kami tadi mendapatkan arahan langsung dari Pak Kasat yang mendapatkan arahan dari Pak Wali Kota, jadi kami melakukan pembongkaran," ucap Krismarjadi saat ditemui di lokasi, Minggu (14/6/2026).
Sebelum pembongkaran, petugas sempat memberi kesempatan kepada pihak RW untuk membongkar bangunan secara mandiri.
Namun, pembongkaran akhirnya dilakukan petugas karena pihak RW meminta waktu.
"Tadinya kami mau pihak RW bongkar sendiri lah. Tapi ternyata minta waktu dan seterusnya," ungkap Krismarjadi.
"Tapi kita juga tidak diberi banyak waktu, sehingga sekarang kami melakukan pembongkaran paksa," imbuhnya.
Bangunan rata dengan tanah
Pembongkaran dilakukan secara manual menggunakan palu besar. Sisa dinding kemudian ditarik memakai tali yang dikaitkan ke mobil truk hingga bangunan roboh.
Setelah dibongkar, bangunan garasi tersebut rata dengan tanah. Petugas gabungan dari Satpol PP Kota Bandung dan aparat kewilayahan kemudian membersihkan material bangunan yang berserakan di sekitar lokasi.
Trotoar dikembalikan untuk pejalan kaki Pembongkaran garasi di Jalan Ambon dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar sebagai ruang pejalan kaki.
Kasus ini menjadi perhatian karena bangunan permanen di atas fasilitas umum dapat mengganggu akses warga.
Meski Anne menyebut garasi awalnya dibangun untuk menyimpan kendaraan pengangkut sampah, ia tetap meminta maaf karena bangunan tersebut berdiri di ruang yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki.
(salesbwi -)
Sumber: kompas.com
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Lanjut ke Aksi
Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.
Artikel Terkait
Tawaran Kredit Ringan Booth Suzuki di Jakarta Fair Potongan 3 Kali
Hendra June 15th, 7:31 AM June 15th, 7:31 AM salesbwi -Tawaran menarik diberikan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di ajang Jakarta Fair, JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat.Pabrikan yang menempati lokasi pameran di Hall A, Bo
Harga terbaru Honda HR-V RS e:HEV keluaran tahun 2025: Sekarang segini
Berita Hari Ini - - Pas menjadi pilihan mobil Hybrid tahun muda, Honda HR-V RS e:HEV tahun 2025 yang mengutamakan efisiensi tanpa mengorbankan karakter fun to drive yang menjadi ciri khas Honda. Bukan hanya menawarkan te
Jangan tunggu Oblak, ini pertanda rack steer mobil minta jatah jajan
Berita Hari Ini - - Tak cuma mengecek mesin, ban, dan sistem pengereman pada mobil, ada komponen yang juga perlu dapat perhatian lebih. Komponen yang bisa dibilang krusial tersebut adalah rack steer. Karena dalam penggun