Dongfeng siap produksi massal baterai solid-state pada 2026, mobil listrik bisa tempuh lebih dari 1.000 km
Tetap Andal di Suhu Minus 30 Derajat
Keunggulan lain baterai solid-state Dongfeng terlihat saat pengujian di wilayah dingin ekstrem.
Pada suhu mencapai minus 30 derajat Celsius, baterai masih mampu mempertahankan lebih dari 74 persen kapasitas daya dan tetap memungkinkan kendaraan menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer.
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting karena performa baterai kendaraan listrik umumnya menurun cukup drastis saat digunakan pada suhu sangat rendah.
Dongfeng Klaim Kuasai Teknologi Secara Mandiri
Menurut kepala laboratorium baterai solid-state Dongfeng, Zhang Wei, perusahaan telah mencapai kemandirian penuh dalam pengembangan teknologi inti.
Mulai dari:
- Material elektroda
- Elektrolit padat
- Sistem manajemen baterai
- Integrasi paket baterai
Seluruh komponen utama dikembangkan secara internal sehingga mengurangi ketergantungan pada pemasok luar.
Dongfeng juga telah membangun fasilitas penelitian, jalur percontohan, hingga pusat produksi untuk mempercepat komersialisasi teknologi tersebut.
Persaingan Industri Semakin Ketat
Baterai solid-state kini dianggap sebagai generasi berikutnya dalam industri kendaraan listrik global.
Teknologi ini menawarkan sejumlah keunggulan seperti:
- Jarak tempuh lebih panjang
- Pengisian daya lebih cepat
- Keamanan lebih tinggi
- Umur pakai lebih lama
- Bobot kendaraan lebih ringan
Untuk mempercepat pengembangannya, Dongfeng pada Mei 2026 membentuk Konsorsium Inovasi Teknologi Industri Baterai Solid-State Hubei yang melibatkan 18 institusi akademik dan industri.
Jika jadwal produksi massal berjalan sesuai rencana, maka tahun 2026 hingga 2027 diperkirakan menjadi periode penting bagi lahirnya kendaraan listrik generasi baru dengan baterai solid-state yang mulai dipasarkan secara luas.
Masa Depan Kendaraan Listrik
Keberhasilan Dongfeng memproduksi baterai solid-state secara massal dapat menjadi titik balik industri kendaraan listrik global. Dengan kemampuan menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer, kendaraan listrik semakin mendekati kenyamanan mobil berbahan bakar konvensional dalam hal mobilitas jarak jauh.
Apabila biaya produksinya terus menurun dalam beberapa tahun mendatang, baterai solid-state berpotensi menjadi standar baru bagi industri otomotif dunia.***
Lanjut ke Aksi
Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.
Artikel Terkait
Desa Margorejo Kendal ciptakan BBM sendiri, 1 kg sampah plastik jadi 1 liter solar petasol
salesbwi - - Warga desa Margorejo, Cepiring, kabupaten Kendal, Jawa Tengah ciptakan bahan bakar minyak (BBM) sendiri. Dari 1 kilogram (Kg) sampah plastik saja sudah bisa diolah menjadi 1 liter bahan bakar sejenis Solar b
Sejumlah diler motor Honda di Jakarta-Tangerang berguguran, pajak progresif salah satu penyebabnya
SalesBWI - Sejumlah diler motor Honda di wilayah Jakarta dan Tangerang juga diketahui menghentikan operasionalnya dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku main dealer sepeda mot
Komparasi spesifikasi penggerak Chery Tiggo 8 CSH vs Geely Starray EM-i vs DFSK E5 Plus
Berita Hari Ini -Persaingan SUV elektrifikasi di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya sejumlah model plug-in hybrid (PHEV). Tiga di antaranya yang cukup menyita perhatian dan berasal dari Tiongkok adalah Chery Tiggo