Adang Haedaroh bongkar 5 kesalahan fatal yang sering dilakukan pemain di game Mobile Legends
salesbwi -, JAKARTA - Banyak pemain Mobile Legends mengeluhkan rank yang sulit naik meski sudah bermain berjam-jam setiap hari. Tak sedikit yang merasa memiliki kemampuan cukup baik, namun tetap terjebak di rank yang sama selama berbulan-bulan.
Menurut kreator konten gaming Dank Lynxie alias Adang Haedaroh, masalah tersebut sering kali bukan karena kurangnya skill mekanik, melainkan kebiasaan-kebiasaan kecil yang tanpa disadari justru menghambat perkembangan pemain.
Adang yang dikenal aktif membagikan konten gaming melalui media sosial mengungkapkan bahwa sebagian besar pemain sebenarnya melakukan kesalahan yang sama berulang kali saat bermain.
“Kadang pemain merasa sudah bermain bagus, padahal ada beberapa kesalahan mendasar yang terus dilakukan. Kalau kebiasaan itu diperbaiki, peluang menang bisa jauh lebih besar,” ujar Adang.
Berikut lima kesalahan yang menurut Adang masih sering dilakukan pemain Mobile Legends dan membuat rank sulit berkembang.
1. Terlalu Sibuk Kejar Kill, Lupa Tujuan Utama Permainan
Salah satu kesalahan paling umum adalah terlalu fokus mengejar kill. Banyak pemain merasa hebat ketika berhasil mendapatkan banyak eliminasi, tetapi lupa bahwa kemenangan tidak ditentukan oleh jumlah kill.
Menurut Adang, objektif seperti turret, Turtle, dan Lord jauh lebih penting dibanding sekadar mempercantik statistik pertandingan.
“Skill memang penting, tapi jangan sampai lupa tujuan utama game ini adalah menghancurkan base lawan,” katanya.
2. Jarang Melihat Map, Padahal Informasi Ada di Sana
Kesalahan kedua yang sering ditemukan adalah minimnya perhatian terhadap mini map.
Padahal, mini map merupakan sumber informasi utama untuk mengetahui posisi lawan, pergerakan tim, hingga potensi serangan mendadak.
Banyak pemain baru menyadari keberadaan musuh setelah terkena ganking, padahal posisi lawan sebenarnya sudah terlihat beberapa detik sebelumnya.
“Kalau ingin naik rank lebih cepat, biasakan lihat map setiap beberapa detik,” jelas Adang.
3. Terlalu Banyak Ganti Hero
Menurut Adang, banyak pemain tergoda mencoba hero baru setiap hari karena mengikuti tren atau konten kreator lain.
Akibatnya, mereka tidak benar-benar menguasai satu hero secara mendalam.
Padahal pemain yang menguasai tiga hero dengan sangat baik biasanya memiliki peluang menang lebih tinggi dibanding pemain yang bisa menggunakan banyak hero secara biasa-biasa saja.
“Lebih baik jago tiga hero daripada setengah-setengah di dua puluh hero,” ujarnya.
4. Mudah Emosi Saat Tim Bermain Buruk
Adang menilai mental menjadi faktor yang sering diabaikan pemain.
Ketika pertandingan tidak berjalan sesuai harapan, banyak pemain langsung menyalahkan rekan setim dan kehilangan fokus.
Padahal kondisi tersebut justru membuat peluang comeback semakin kecil.
“Kalau emosi sudah mengambil alih, biasanya keputusan yang diambil juga jadi buruk,” kata Adang.
Ia menyarankan pemain tetap tenang dan fokus mencari peluang memenangkan pertandingan hingga akhir.
5. Bermain Tanpa Evaluasi
Kesalahan terakhir yang menurut Adang paling sering terjadi adalah bermain terus-menerus tanpa pernah mengevaluasi permainan.
Banyak pemain hanya mencari match berikutnya setelah kalah tanpa memahami penyebab kekalahan tersebut.
Padahal proses evaluasi menjadi salah satu cara tercepat untuk meningkatkan kemampuan.
“Setelah kalah, coba tanyakan ke diri sendiri apa yang bisa diperbaiki. Dari situ skill akan berkembang lebih cepat,” ungkapnya.
Konsistensi Jadi Rahasia Utama
Sebagai kreator konten gaming yang tumbuh dari kecintaannya terhadap dunia game, Adang percaya bahwa tidak ada jalan pintas untuk menjadi pemain yang lebih baik.
Ia mengaku pernah berada di fase belajar yang panjang sebelum mampu mencapai level permainan yang lebih kompetitif.
Karena itu, ia selalu mengingatkan para pengikutnya untuk tidak terlalu terobsesi dengan hasil instan.
“Jangan fokus ingin cepat jago. Fokuslah menjadi lebih baik setiap hari. Kalau konsisten, hasilnya pasti akan mengikuti,” tuturnya.
Di tengah semakin ketatnya persaingan dalam Mobile Legends, kemampuan mekanik memang penting.
Namun menurut Adang Haedaroh, memahami strategi, menjaga mental, dan menghindari kesalahan-kesalahan mendasar justru menjadi faktor yang paling menentukan apakah seorang pemain akan terus tertahan di rank yang sama atau berhasil naik ke level berikutnya.
Lanjut ke Aksi
Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.
Artikel Terkait
5 teknik mobil matik anti mundur di tanjakan ekstrem, jangan panik!
Banyak pengemudi mobil matik masih panik saat menghadapi tanjakan ekstrem. Rasa takut mobil mundur sering kali membuat mereka salah mengambil keputusan. Padahal, mobil matik memiliki teknologi yang sebenarnya memudahkan
5 hal penting yang harus diketahui sebelum memilih Daihatsu Rocky Turbo untuk perjalanan luar kota
salesbwi - Daihatsu Rocky Turbo menjadi salah satu SUV kompak yang cukup diminati di Indonesia. Desain modern, mesin turbo yang efisien, serta berbagai fitur keselamatan membuat mobil ini menarik bagi konsumen yang mengi
Muat banyak, Suzuki Ertiga bekas dijual Rp 90 jutaan, simak tahunnya
giimel - - Di pasar mobil bekas, Suzuki Ertiga cukup banyak diminati oleh konsumen. Pasalnya, LPMV keluaran Suzuki ini memiliki ruang kabin yang cukup luas, bisa menampung sebanyak 8 orang penumpang. Hal menarik lainnya