3 mahasiswa di Surabaya jadi korban pengeroyokan saat riset mobil hemat energi
Ringkasan Berita:
- Tiga mahasiswa menjadi korban pengeroyokan saat melakukan riset mobil hemat energi di Jalan Ketintang Wiyata, Surabaya.
- Peristiwa bermula ketika salah satu mahasiswa menegur rombongan pengendara motor yang menyeret standar motor hingga menimbulkan percikan api.
- Pelaku yang diduga dalam kondisi mabuk tidak terima ditegur, lalu berbalik arah dan melakukan pengeroyokan
Laporan Wartawan salesbwi -, Febrianto Ramadani
salesbwi -, SURABAYA - Niat melakukan riset mobil hemat energi pada malam hari, tiga mahasiswa di Surabaya justru menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda tak dikenal di Jalan Ketintang Wiyata, Kecamatan Gayungan, Surabaya, Jawa Timur.
Akibat kejadian tersebut, salah satu korban bernama M Adriano mengalami luka-luka di bagian wajah setelah menjadi sasaran penganiayaan secara bersama-sama
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Menurutnya, saat itu para korban sedang menjalankan riset terkait penggunaan mobil hemat energi di jalanan yang relatif sepi agar hasil pengujian lebih optimal.
“Tiba tiba dari arah Jalan Ketintang Madya menuju ke arah Royal Plaza, terdapat rombongan pelaku konvoi, mengendarai sepeda motor,” jelas Kombespol Luthfie, Senin (15/6/2026).
Ia menuturkan, para pelaku telah meneguk minuman keras dan dalam kondisi mabuk saat mengendarai sepeda motor. Puncaknya, ketika rombongan melewati para korban.
“Salah satu mahasiswa menegur dikarenakan sepeda motor salah satu pelaku standarnya diseretkan ke jalan aspal yang akhirnya menimbulkan percikan api,” tuturnya.
“Namun para pelaku tidak terima lalu memutar balik turun dari sepeda motor dan memukul serta menganiaya korban,” imbuh Kombespol Luthfie.
Tidak hanya itu, HP milik korban merk Iphone 11 juga turut raib, pascapengeroyokan tersebut. Korban juga mengalami luka luka di bagian wajah.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan tersangka inisial MR,RA, dan AB. Ironisnya para pelaku ternyata merupakan oknum perguruan silat.
“Kenapa korban riset malam hari, karena riset berkaitan dengan penggunaan mobil hemat energi. Sengaja dilakukan malam hari agar mencari momen atau waktu yang tidak macet. Saat kejadian, tersangka mengaku mabuk, hingga terjadi salah paham,” terangnya.
Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti berupa 2 unit sepeda motor dan sebuah helm. Saat ini para tersangka sudah ditahan di Mapolrestabes Surabaya.
“Ada satu orang tersangka masih melakukan pengejaran. Saya minta untuk yang satu orang segera menyerahkan diri karena akan kami cari terus, sampai dapat,” tandasnya.
Lanjut ke Aksi
Butuh Bantuan Lebih Lanjut?
Temukan unit impian Anda atau konsultasikan kebutuhan langsung via WhatsApp.
Artikel Terkait
Pesona Bugatti Centodieci, mahakarya di garasi Cristiano Ronaldo
Industri otomotif global selalu mengagumi setiap karya seni bergerak yang dilahirkan oleh pabrikan hiperkar asal prancis. Salah satu kreasi paling luar biasa yang menarik perhatian kolektor dunia adalah kehadiran model t
CBR mendominasi, skuad AHRT kibarkan Merah Putih dua hari berturut-turut di Motegi Jepang
salesbwi -Astra Honda Racing Team (AHRT) sukses tunjukkan dominasi pada putaran ketiga ajang Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, pada 13–14 Juni 2026. Mengandalkan Ho
Ganti filter bensin lebih cepat, kunci aman pakai BBM subsidi
Keputusan untuk menggunakan bahan bakar minyak jenis pertalite sering kali diambil demi menekan biaya operasional kendaraan sehari-hari. Pilihan ini dinilai cukup ekonomis, terutama bagi para pemilik kendaraan yang memil